Selasa, 30 Mei 2017

Layanan Hosting CDN Tanpa Plugin

Tags


www.wpserver.me - Untuk menggunakan layanan CDN, khususnya bagi blog yang menggunakan wordpress, kebanyakan mensyaratkan untuk menggunakan plugin untuk setupnya. Plugin yang sering digunakan adalah plugin wp supercache dan plugin w3 total cache. Keduanya sering digunakan untuk layanan CDN karena mudah untuk diintegrasikan dan gratis serta didukung oleh perusahaan yang sudah dikenal baik dalam pembuatan coding plugin wordpress. Karena jika kita menggunakan plugin yang tidak baik dalam pembuatannya, akan menyebabkan performa blog menjadi turun dan menjadi lambat.


 Setahu kami, ada 3 layanan CDN yang bisa dipakai untuk mempercepat blog tanpa harus memakai plugin. Berikut daftar pluginnya :

1). CloudFlare

Cloudflare memberikan kemudahan di dalam integrasi dengan blog, khususnya untuk wordpress. Sebenarnya cloudflare membuat plugin wordpress yang dapat digunakan untuk integrasi antara blog wordpress dengan layanan cloudflare. Bagi teman-teman yang menggunakan hosting yang telah menjadi patner cloudflare, tidak akan menemui kesulitan untuk melakukan integrasinya. Di dalam cpanel akan ada menu integrasi dengan cloudflare. Dan perlu adanya setup di bagian domain, yaitu dengan pengaturan dengan membuat CNAME www yang akan dihostkan ke layanan cloudflare. Hal ini menjadikan domain yang harus digunakan adalah www.domain.com, bukan domain.com.

Jika teman ingin mengintegrasikan cloudflare pada root domain.com, maka harus menggunakan plugin resmi cloudflare atau plugin w3 total cache. Pengaturannya lebih mudah, yaitu cukup dengan memasukkan API dari cloudflare yang akan dimasukkan ke dalam setingan plugin tersebut.

CDN cloudflare memberikan layanan gratis dan berbayar. Untuk berbayar, dijanjikan memiliki fitur yang lebih bagus dan tidak dijanjikan akan down dalam masa layanan.

2). CDN Rackspace

Rackspace memiliki layanan terbaru, yaitu CDN. Sebelumnya rackspace lebih dikenal dengan layanan rack files, yang bisa digunakan untuk layanan CDN. Namun, layanan rackfiles, hanya menyediakan satu tempat saja untuk penyebaran kontennya. Misalnya, di hongkong, atau di amerika. Sedangkan CDN, memiliki banyak titik yang bisa disebarkan di berbagai kota di dunia.

Integrasi dengan wordpress cukup mudah. Langkah pertama adalah membuat URL CDN yang diperoleh dari kontrol panel CDN rackspace. Setelah kita memperoleh URL tersebut, langkah berikutnya adalah membuat CNAME Record bernama www yang akan dihostkan ke URL CDN tersebut. Sampai saat ini, layanan CDN rackspace tidak bisa diintegrasikan ke domain yang tanpa www.

CDN rackspace menggunakan sistem pembayaran pay as you go. Artinya kita hanya membayar selama blog yang kita miliki menggunakan layanan ini. Harganya adalah $0.1 per gigabyte per bulan.

3). CDN Studiopress

Studiopress sebenarnya merupakan layanan pembuat theme wordpress. Namun sebenarnya dia juga memiliki layanan CDN. Bagi teman yang tidak membeli theme wordpress di studiopress tidak akan bisa melihat layanan ini. Karena layanan ini, akan terlihat setelah membeli theme wordpress dan masuk ke dalam member areanya. Untuk integrasinya dengan blog wordpress juga mudah. Cara integrasi CDN studiopress dan blog wordpress adalah dengan memasukkan nama domain dan ip address ke dalam suatu kolom yang sudah disediakan di dalam member area. Dan dalam hitungan menit, blog teman akan langsung terintegrasi dengan CDN studiopress.

Untuk CDN studiopress, kita bisa menggunakan domain dengan www atau tanpa www. Namun harganya relatif mahal dengan janji dari pembuatnya akan meningkatkan performa blog menjadi cepat secepat kilat, yaitu $10 per bulan . Ada masa trial dalam waktu 1 bulan. Jika tidak puas, bisa dicancel dan tidak dikenakan biaya apapun.



4). CDN Cloudfront

Kita bisa menggunakan layanan CDN Cloudfront tanpa plugin dengan syarat harus menggunakan layanan amazon Route 53 dengan biaya langganan $0,5 per bulan. Jika kita menggunakan layanan ini, domain yang dipakai bisa dengan www atau tanpa www. Setingnya agak rumit jika belum pernah sama sekali menggunakan layanan ini. Mungkin suatu saat kami buatkan tutorial tersendiri.

Biaya yang diterapkan menggunakan sistem pay as you go. Namun pada kenyataannya, bisa agak mahal dan agak sulit untuk melihat sistem perhitungannya.



Dari keempat layanan cdn ini, kami lebih menyarankan menggunakan CDN dari studiopress yang menerapkan pembayaran $10 per bulan flat, jika traffik blog sudah sangat besar. Jika traffik masih kecil, lebih baik menggunakan cloudflare yang gratis, walau terkadang down. Atau menggunakan CDN floudfront atau CDN rackspace jika memang diperlukan. Hal yang disayangkan disini adalah, dari ke empat layanan di atas, tidak ada satupun yang memiliki titik CDN di jakarta. Padahal di beberapa layanan lainnya, sudah disediakan titik CDN yang berada di jakarta.


EmoticonEmoticon